Nah Lho! BLT Rp 600 Ribu untuk Pekerja Disebut Pengamat Rawan Manipulasi Data Laporan Gaji

- 9 Agustus 2020, 17:31 WIB
Pekerja dapat BLT Rp 600 ribu /bulan dari pemerintah /

JURNAL PRESISI – Rencana pemerintah yang akan memberi bantuan Rp600 ribu per bulan kepada pekerja yang berpenghasilan di bawah Rp5 juta dinilai pengamat masih terdapat kerawanan terjadi manipulasi data.

Sekjen Fitra Misbah Hasan mengatakan masalah kebijakan ini terletak pada database yang menjadi dasar pemberian bantuan.

Untuk menggulirkan kebijakan ini Pemerintah berencana menggunakan basis data BPJS Ketenagakerjaan.

Apalagi hingga saat ini masih banyak perusahaan belum mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga terdapat kemungkinan bantuan tersebut tidak tepat sasaran.

Baca Juga: Kabar Baik! Bebas Denda dan Diskon Pajak Kendaraan Bermotor Diperpanjang Hingga Akhir Tahun

"Jadi ada potensi banyak pekerja yang mestinya harus menerima, tapi justru tidak menjadi sasaran program karena tidak terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan (exclution error data)," ungkap Misbah seperti dikutip dari WE Online 9 Agustus 2020.

Sudah menjadi rahasia umum jika selama ini marak adanya praktek mark down oleh perusahaan yang melaporkan gaji karyawan di bawah angka sesungguhnya. Hal ini bertujuan untuk mengurangi nilai premi atau iuran BPJS Ketenagakerjaan yang harus dibayar.

Sehingga berpotensi penerima bantuan ini justru mereka yang berpenghasilan sebenarnya di atas Rp5 juta.

Baca Juga: Duh! Pengadilan Negeri Surabaya Ditutup Lagi Setelah ada Hakim dan Pegawai Positif COVID-19

Oleh karena itu ia mengingatkan program ini harus dilaksanakan dengan sangat hati-hati.

Halaman:

Editor: Zaini Rahman

Sumber: Warta Ekonomi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X