Tanggapi Viralnya Video Ospek UNESA, Ernest Prakasa : Ospek Sampah!

- 15 September 2020, 19:45 WIB
SOSOK-sosok dalam video viral ospek Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Surabaya (UNESA).* /Tangkapan layar Twitter

JURNAL PRESISI – Media sosial  dihebohkan dengan viralnya video pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) atau yang biasa dikenal dengan OSPEK oleh fakultas Ilmu pendidikan (FIP) Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Viralnya video ospek ini tak luput dari perhatian komedian Ernest Prakasa, ia prihatin dengan cara – cara ospek yang dianggapnya sebagai ajang balas dendam dan harus disudahi.

Pasalnya dalam video ospek yang FIP Unesa digelar pada 9 September 2020 dan ditayangkan secara live youtube ini para kakak tingkat (senior) terlihat memarahi peserta ospek gara-gara tak mengenakan sabuk atau ikat pinggang.

Sementara sang mahasiswa baru sudah mengucapkan maaf, namun dengan sontak keegoisan senior masih tetap memarahi.

Baca Juga: Jenguk Syekh Ali Jaber, Mahfud MD Sampaikan Hal ini

Ernest Prakasa angkat suara dalam postingan akun instagramnya @ernestprakasa yang menyebut captionnya ‘Ospek Sampah’.

"Lagi viral ospek online. Sial banget kampus karena kontennya video sudah tersebar di media sosial sudah tersebar, karena menurut saya kalo konteks ospek online" ujar Ernest dalam postingan Instagram TV dalam akunnya @ernestprakarsa.

Ernest dalam videonya mengatakan jika konteksnya adalah ospek, sebetulnya apa yang ada di video viral itu juga pernah dialami banyak oang. Namun ia mengkritik model kegiatan senioritas membentak-bentak kepada junior yang tidak logis dan tidak ada manfaatnya, harus disudahi.

“Apa yang terjadi dalam video itu biasa aja pernah elo ngalamin dalam kejadian itu, lantas bukan berarti itu hal yang wajar mengangap hal tersebut harus di lestarikan; No,” ucapnya.
“Ospek - ospek seperti itu harus di sudahi. apa sih manfaatnya ospek-ospek seperti itu dan marah - marah ? tanya Ernest.

Baca Juga: Gawat! Stok Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di RS Swasta Wilayah Bekasi Kian Menipis

Halaman:

Editor: Zaini Rahman


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X