Dianggap Sebagai Sumber Kerugian Pertamina, Ahok Akan Rombak Gaji dan Pangkat Jabatan di Pertamina

- 16 September 2020, 13:34 WIB
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. /Warta Ekonomi//Warta Ekonomi

JURNAL PRESISI – Khalayak ramai menuding Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab dipanggil Ahok sebagai biang keladi di balik meruginya PT Pertamina (Persero).

Hal ini tidak terlepas dari posisi Ahok yang menjabat sebagai Komisaris utama PT Pertamina (Persero). Tidak terima disudutkan Ahok pun buka suara, menurutnya kerugian yang diidap Pertamina sebesar 11 Triliun dikarenakan manajemen yang buruk.

Baca Juga: Kabar Sedap, Kartu Prakerja Gelombang 9 Resmi Dibuka, Simak Tipsnya Agar Lolos

Dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com dari situs RR. Menurutnya, para pemegang jabatan tinggi di Pertamina memiliki gaji yang fantastis karena memiliki angka yang tinggi.

"Alasannya karena orang lama. Ya harusnya gaji mengikuti jabatan Anda kan. Tapi mereka bikin gaji pokok gede semua. Jadi bayangin gaji sekian tahun, gaji pokok bisa Rp75 juta. Dicopot, gak ada kerjaan pun dibayar segitu. Gila aja nih," ujar Ahok.

Baca Juga: Syekh Ali Jaber: Terlalu Cepat Jika Polisi Ambil Kesimpulan Pelaku Alami Gangguan Jiwa

Mengetahui hal itu, Ahok berencana mengubah sistem tersebut di Pertamina. Tidak hanya soal gaji,  pemotongan birokrasi perihal pangkat juga akan ikut dirombak oleh mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Ahok mengungkapkan bahwa banyak posisi jabatan petinggi di Pertaminaberasal dari titipan. Selain direksi, menurutnya komisaris juga rata-rata merupakan titipan dari kementerian terkait sehingga perlu dibuatkan sistem pangkat berdasar jalur lelang terbuka.

Baca Juga: Waduh! Ada Resiko Bagi Penerima BLT Tahap 3 BPJS Ketenagakerjaan Bila Gunakan Rekening Ini

Sebagai Komisaris Utama, Ahok mengaku bahwa  dirinya tidak mengetahui perubahan posisi di direksi Pertamina. Sebab, direksi langsung melobi menteri untuk pergantian posisi.

Halaman:

Editor: Ratri Ni'mah

Sumber: RRI, bekasi.pikiran-rakyat.com


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X