Realisasi Serapan Bantuan PEN Sisa Rp22,42 Triliun, Satgas: Kita Masih Punya Waktu

- 16 September 2020, 21:17 WIB
Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional (Satgas PEN) Budi Gunadi Sadikin (depan).* /Erix Exvrayanto/

 

JURNAL PRESISI – Budi Gunadi Sadikin selaku Ketua Satgas PEN mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan realisasi bantuan dana Rp.100 triliun sampai akhir kuartal III pada tahun 2020 

“Kita bisa lihat selama tujuh minggu plus dua hari sudah 87,58 triliun rupiah yang bisa kita salurkan. Kita masih punya waktu dua minggu plus dua hari, yang Insyaallah kita kejar angka 100 triliun rupiah. Konsentrasi tim kami mengejar angka 100 triliun,” ujar Budi dalam konferensi pers virtual, Rabu 16 September.

Berdasarkan data per 14 September 2020 yang dipaparkan pada siaran pers, ditribusi anggaran program sebesar 695,2 triliun rupiah dimana terdiri dari bidang Kesehatan sebesar 16,31 Triliun rupiah, Perlindungan Sosial 120,36 Triliun rupiah, Sektoral K/L dan Pemda 25,95 triliun rupiah, Insentif Usaha 19,77 triliun rupiah, UMKM 58,67 triliun rupiah dan Pembiayaan Korporasi 0,0 triliun rupiah.

Baca Juga: Satgas PEN Optimis Anggaran Stimulus Dapat Terserap Baik dan Perbaiki Ekonomi di Kuartal III

Dari program PEN yang berfokus Satgas Ekonomi yang terhitung mulai 4 Juli hingga 14 September, sub Perlindungan Sosial mencapai 42,78 triliun rupiah, sub UMKM mencapai 26,17 triliun rupiah dan pada Sektoral K/L dan Pemda sebesar 18,65 triliun rupiah. Sehingga total mencapai 87,58 triliun rupiah.

Beberapa program yang dinilai penyalurannya efektif yakni program bansos tunai non-Jabodetabek yang hingga dalam dua minggu ini dapat tersalurkan sebesar 2,5 triliun rupiah.

Kemudian pada program Kartu Prakerja pada dua minggu awal September juga telah tersalurkan 2,8 triliun rupiah.

Baca Juga: Jangan Ketinggalan! Ini Dia Jadwal Live Streaming Timnas U19 Vs Qatar pada Kamis 17 September 2020

Pada program subsidi upah yang terbagi dalam dua gelombang juga dinilai efektif dalam dua minggu dapat tersalurkan sebesar 3,6 triliun rupiah.

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X