BSU Pekerja Belum Cair? Coba Cek Kembali Status Rekening Anda

- 17 September 2020, 22:29 WIB
Tangkapan layar Dirjen Binwasnaker dan K3 Kementrian Ketenagakerjaan Haiyani Rumondang dalam siaran pers via Youtube /

JURNAL PRESISI - Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), menjadi program prioritas pemerintah di masa pandemi Covid-19. Melalui program ini pemerintah, bekerja keras untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Salah satu program turunannya adalah bantuan subsidi upah. Dilansir dari laman resmi Kemenaker, bantuan ini diberikan kepada pekerja dengan gaji dibawah Rp.5 Juta. Selain itu, calon penerima bantuan juga wajib terdaftar sebagai anggota aktif BP Jamsostek nama lain dari BPJS Kesehatan.

Saat ini, bantuan subsidi upah telah memasuki tahap ketiga. Ida Fauziah selaku Menteri Ketenagakerjaan mengklaim bahwa, total penerima bantuan pada tahap 3 ini mencapai 3,5 juta Pekerja. Sebelumnya, pada tahap 1 pemerintah sudah menyalurkan bantuan ke 2,5 juta pekerja.

Baca Juga: Uni Eropa Gelontorkan Dana Rp3,4 triliun untuk Bantu Indonesia Tangani Covid-19

Kemudian, pada tahap kedua angka penerima bertambah menjadi 3 juta penerima.

Di sisi lain masih banyak pekerja yang mengeluh karena hingga gelombang ketiga ini, mereka belum menerima bantuan tersebut.

Menanggapi hal ini, Haiyani Rumondang selaku Dirjen Binwasnaker dan K3 Kementrian Ketenagakerjaan menjelaskan bahwa salah satu kendala yang sering muncul dalam proses pencairan bantuan adalah status rekening yang tutup. Hal ini berdampak pada bantuan yang dikirim tidak sampai pada calon penerima.

Baca Juga: WFH! Yuk Bikin Bomboloni Sendiri Di Rumah, Caranya Gampang Banget

"Ternyata ada kendala dari masyarakat, ketika data sudah dimasukkan oleh pihak BPJS. Kemudian dalam proses yang dilakukan, ternyata ada rekening yang statusnya tutup," ujar Haiyani dalam sebuah sesi Webinar yang ditayangkan oleh channel YouTube Kementrian Ketenagakerjaan RI secara live pada Kamis, 17 September 2020.

Selain itu Haiyani juga menghimbau kepada pekerja yang status rekeningnya tutup, supaya segera melapor ke pihak BPJS Ketenagakerjaan.

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X