Tentara Wanita dan Polwan Dilibatkan Dalam Pengamanan Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law

- 13 Oktober 2020, 15:04 WIB
Tentara Wanita dan Polwan dikerahkan dalam penanganan aksi unjuk rasa omnibus law oleh PA 212 /Kodam Jaya TNI AD/

JURNAL PRESISI - Aksi unjuk rasa penolakan omnibus law masih terus berlanjut. Hari ini, Selasa 13 Oktober 2020 gelombang aksi dilakuka oleh Alumni 212 dan Front Pembela Islam (FPI).

Ada yang berbeda dari pengamanan aksi unjuk rasa kali ini. Diketahui kali ini TNI dan Polri melibatkan Polwan dan prajurit-prajurit wanita TNI dari Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad).

Para prajurit wanita dan Polwan di instruksikan untuk turun langsung oleh Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya dalam pengamanan aksi unjuk rasa di Jakarta.

Baca Juga: Baru! Cek Dengan KTP Atau KIS dan Dapatkan Bantuan Rp 500 Ribu Per KK Dengan Cara Ini

Baca Juga: Siap Cair! Bansos Rp 500 ribu per KK non-PKH Disalurkan Oktober Ini, Cek Segera

Bahkan, prajurit wanita TNI akan ditempatkan di posisi paling depan alias langsung berhadap-hadapan dengan massa aksi.

Dilansir dari siaran tertulis Kodam Jaya TNI AD, Pengamanan aksi unjuk rasa kali ini harus mengedepankan cara persuasif dan humanis namun tidak mengesampingkan ketegasan aparat bila terjadi tindak anarkis.

Kowad dan Polwan yang diturunkan dalam aksi unjuk rasa
Kowad dan Polwan yang diturunkan dalam aksi unjuk rasa

Baca Juga: VIRAL! Seorang Netizen Tawarkan Bayi Kuda Nil Gratis, Berminat Adopsi?

Halaman:

Editor: Ratri Ni'mah


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X