Puan Maharani Ungkap Ada Fatwa Resolusi Jihad di Balik Hari Santri

- 23 Oktober 2020, 06:10 WIB
Ketua DPR RI, Puan Maharani. /DPR RI

JURNAL PRESISI - Munculnya peringatan Hari Santri Nasional di Indonesia didasarkan pada Keppres Nomor 22 Tahun 2015 silam. 

Ternyata kemunculannya ini, dilandasi oleh Fatwa Resolusi Jihad. 

Tapi, jihad di sini bukan bermakna untuk menggulingkan pemerintahan. Sebaliknya, Jihad dalam rangka mempertahankan kemerdekaan NKRI. 

Hal ini dengan tegas disampaikan oleh Puan Maharani selaku Ketua DPR RI tepat saat hari Santri Nasional, tanggal 22 Oktober 2020. 

Baca Juga: Innalillahi, Presiden Ke-6 Indonesia Berduka...

Puan berharap melalui Hari Santri yang tepat di rayakan pada hari ini, dapat dijadikan sebagai momentum untuk tetap manjaga kesatuan, persatuan dan menguatkan kegotong-royongan dalam upaya mengahdapi tantangan di masa yang akan datang.

"Semoga keteladanan para santri dan jihad cinta Tanah Air menjadi semangat yang nyala cita-cita kita untuk terus gotong-royong membangun Indonesia," tuturnya.

Baca Juga: Menghina! Gus Nur Sebut NU Ibarat Bus yang Sopirnya Mabuk dengan Penumpang PKI dan Liberal

Ia juga memaparkan Hari Santri merupakan perwujudan penghormatan atas jasa para santri dan ulama dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Halaman:

Editor: Cak Ipunk

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X