Menag Siap Dukung Kemenlu untuk Panggil Dubes Prancis Terkait Ulah Emmanuel Macron

- 29 Oktober 2020, 19:01 WIB
Menteri Agama Fachrul Riza /


JURNAL PRESISI - Setelah terjadinya pemberitaan yang terkait dengan penghinaan agama Islam yang dilakukan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron, kini menteri agama Fachrul Razi siap mendukung Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk memanggil Dubes Prancis.

Menurut Menag, pernyataan yang disampaikan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron melukai perasaan umat muslim karena mengaitkan dengan hal terorisme.

“Setiap umat beragama harus menghormati simbol-simbol agama yang dianggap suci oleh pemeluk agama lain, termasuk terkait pemahaman visualisasi Nabi Muhammad,” ujarnya dilansir dari RRI.

Baca Juga: Divonis Positif Corona, Begini Potret Kegiatan Cristiano Ronaldo Selama Karantina Mandiri

Ia juga mengatakan sudah sepatutnya jika suatu tindakan berekspresi ataupun berpendapat harusnya tak sampai mencederai perasaan umat beragama. 

“Kebebasan berpendapat atau berekspresi tidak boleh dilakukan melampaui batas atau kebablasan sehingga mencederai kehormatan, kesucian, dan kesakralan nilai dan simbol agama apapun,” ujarnya.

Selain itu, ia mengatakan bahwa menghina simbol agama ini termasuk tindakan kriminal. Sehingga pelakunya juga harus ditindak sesuai hukum yang berlaku dan harus mempertanggung jawabkan tindakannya.

Namun, Fachrul Razi juga mengingatkan bahwa Islam juga tidak mengajarkan adanya main hakim sendiri. Apalagi sampai melaukan tindakan yang dilarang oleh ajaran Islam yaitu, membunuh.

“Keagungan Islam tidak bisa ditegakkan dengan melanggar nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Menag.

Baca Juga: BPOM Melakukan Pengawasaan Ketat Terhadap Peredaran Vaksin Covid-19

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: RRI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X