Tanggapi Adanya Ancaman Penjara bagi Anies Baswedan, Refly Harun Berikan Pandangan Hukum Ini

- 18 November 2020, 18:13 WIB
Refly Harun selaku Hpakar HTN mengomentari penangkapan dan ancaman penahanan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan /Jurnal Presisi/Kolase Jurnal Presisi

JURNAL PRESISI - Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta mendapatkan panggilan dari pihak kepolisian pada hari Selasa, 17 November 2020 kemarin.

Adanya pemanggilan tersebut dikarenakan dugaan pelanggaran berupa pelanggaran protokol kesehatan kala acara yang diadakan oleh Habib Rizieq Shihab,

Seperti yang diketahui, pada tanggal 14 Novemner 2020 lalu, Habib Rizieq Shihab selaku Imam Besar Ormas FPI mengadakan acara pernikahan untuk putrinya, Syarifah Najwa Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Doni Monardo Beberkan Pemerintah DKI Tidak Pernah Mengizinkan, Anies Diperiksa Untuk Apa?

Akibat dugaan pelanggaran tersebut, Gubernur Anies Baswedan terancam hukuman 1 tahun penjara atau denda senilai Rp.100 Juta.

Adapun pasal yang menjerat Anies dan beberapa pihak terkait adalah Pasal 93 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono.

Baca Juga: Jokowi Siap Disuntik Vaksin Covid 19 Pertama Kali dengan Syarat Ini

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipanggil pihak kepolisian untuk dimintai keterangan terkait pelanggaran protokol kesehatan pada acara Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat yang menimbulkan kerumunan. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipanggil pihak kepolisian untuk dimintai keterangan terkait pelanggaran protokol kesehatan pada acara Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat yang menimbulkan kerumunan. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.

Halaman:

Editor: Daafa Alhaqqy

Sumber: PR BEKASI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X