Anies Tandatangani Perda DKI, Warga yang Menolak Divaksin Bakal Kena Denda Rp5 Juta

- 22 November 2020, 08:50 WIB
Anies Menyampaikan Pidato Hari Pahlawan /Jurnal Presisi//instagram@aniesbaswedan/


JURNAL PRESISI - Rapat Paripurna diwakili oleh wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yang mewakili Gubernur Anies Baswedan karena tidak bisa hadir. Dalam rapat itu, Ketua DPRD DKI Jakarta meminta persetujuan anggota dewan mengenai Raperda menjadi Perda berisi 11 bab dan 35 pasal.

"Kepada forum rapat paripurna, apakah Raperda Penanggulangan Covid-19 dapat disetujui menjadi peraturan daerah?" kata Prasetio yang dijawab setuju oleh anggota Dewan.

Setelah persetujuan itu, draf raperda yang sudah disahkan oleh DPRD DKI Jakarta diserahkan secara simbolis kepada Riza selaku Wakil Gubernur.

Baca Juga: Akui Baliho HRS Bagus, Fadli Zon: Kenapa Banyak yang Kepanasan? Mari Kembalikan TNI Pada Khittahnya

Baca Juga: Tengah Malam Bengkulu Diguncang Gempa Magnitudo 5, Waspadai Gempa Susulan!

Sebelumnya pengesahan perda penanggulangan Covid-19 dirundingkan dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi di Gedung DPRD DKI Jakarta pada Senin (19/10).

Dilansir dari Antara, ada beberapa hal penting yang dibahas dalam Perda tersebut. Seperti pelibatan DPRD dalam status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) DKI Jakarta. Pengikutsertaan DPRD DKI dalam memutus kelanjutan PSBB itu tercantum pada ayat 3.

"Kebijakan untuk menjalankan PSBB dan/atau kebijakan yang diperlukan dalam penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan di Provinsi DKI Jakarta sebagaimana dimaksud pada ayat (2), ditetapkan dengan memperhatikan saran dan pertimbangan DPRD Provinsi DKI Jakarta," tulis Perda Penanggulangan Covid-19.

Baca Juga: Baliho Habib Rizieq Diturunkan TNI, Fadli Zon Ungkap Berantas Separatis Lebih Utama Dibanding Baliho

Baca Juga: Peran Bidang Kesehatan Ditingkatkan saat Sekolah Tatap Muka Dimulai

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X