Rocky Gerung Sebut Indonesia Mundur 22 Tahun, Ingatkan Kembali Agenda Reformasi

- 22 November 2020, 05:55 WIB
Rocky gerung Menanggapi Pencopotan Baliho FPI /https://www.instagram.com/rocky_gerung_official/

JURNAL PRESISI - Pengamat Politik, Rocky Gerung menyesalkan keputusan Pangdam Jaya terkait pencopotan baliho FPI di beberapa titik.

menurutnya, TNI sudah memasuki ranah politis. Hal ini terungkap dalam unggahan video di kanal Youtube Rocky Gerung Official pada Sabtu, 21 November 2020

"Saya baca di sosial media menurut saya itu satu inisiatif yang berlebihan dari Pangdam memang saya anggap Pangdam mungkin merasa terganggu dengan ucapan-ucapan atau peristiwa, di Petamburan tetapi itu sekali lagi itu peristiwa politik." ujar pria 61 tahun ini.

Baca Juga: Selamat Doa Anda Terjawab, Kemnaker Cairkan Subsidi Gaji atau Upah, Cek di sini

Baca Juga: Sangkal Fadli Zon, Ferdinand Menegaskan: Politik TNI Adalah Politik Negara, Bukan Untuk Kekuasaan

Ia juga mengingatkan bahwa TNI harus patuh pada nilai-nilai sipil di mana salah satunya tidak memasuki ranah politis.

"TNI sejak reformasi sudah mengucapkan janji untuk tunduk pada civilian values pada pemerintahan sipil sehingga tidak boleh masuk di dalam wilayah yang sifatnya politis.

Dan keadaan ini yang membuat masyarakat sipil, LSM terutama mengingatkan kembali bahwa kalau ada kejadian politik dan TNI masuk ke dalamnya maka kita sebetulnya mundur 22 tahun tuh.

Baca Juga: Politisi PKS Kritisi Partai Penguasa, Samakan Habib Rizieq dengan Pejabat Amerika

Halaman:

Editor: Yudha

Sumber: YouTube


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X