Apresiasi TNI-Polri, Dewi Tanjung: Akhirnya Hantu Penunggu Perempatan dan Pohon Diturunkan Juga

- 22 November 2020, 09:10 WIB
Prajurit TNI menertibkan spanduk tidak berizin saat patroli keamanan di Petamburan, Jakarta, Jumat (20/11/2020). Sebanyak 500 personel gabungan dari TNI dikerahkan untuk menertibkan spanduk ataupun baliho yang tidak memiliki izin di wilayah yang berada di bawah pengamanan Kodam Jaya/Jayakarta. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc. /Aprillio Akbar/ANTARA FOTO

JURNAL PRESISI - Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polisi Republik Indonesia (Polri) belum lama ini melakukan tindakan tegas untuk menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarajat (Kamtibmas).

Kemudian Mayjen Dudung Abdurachman memberikan peringatan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga dan tidak mengganggu keamanan Jakarta dan sekitarnya.

Mengutip dari PMJ.NEWS pada Sabtu (22/11/2020), Panglima Kodam (Pangdam) Jaya menuturkan bahwa.

Baca Juga: Sangkal Fadli Zon, Ferdinand Menegaskan: Politik TNI Adalah Politik Negara, Bukan Untuk Kekuasaan

“Jangan coba-coba ganggu kesatuan dan persatuan, akan saya hajar nanti,” ujar Pangdam di depan anggota TNI-Polri,” tegasnya.

Hal ini ditegaskan oleh Dudung, karena menanggapi permasalahan yang terus terjadi semanjak kepulangan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) ki Indonesia.

Selain itu, ia juga menyoroti saat ini banyak sekali muncul baliho-baliho besar dan ilegal bergambarkan wajah Habib Rizieq.

Baca Juga: Sentil Jusuf Kalla, Ferdinand Menegaskan TNI Polri Bergerak Karena Kelompok Tak Akui Pemerintah

Untuk mengambil langkah tegas atas terjadinya hal tersebut, akhirnya Pangdam meberikan peringatan kepada simpatisan HRS agar tidak seenanknya memasang baliho di ruas-ruas jalan dengan tidak memperhatikan aturan.

“Kalau perlu FPI bubarkan saja, jika coba-coba dengan dengan TNI. Kok sekarang mereka (FPI) yang atur suka-suka sendiri, jadi saya perintahkan bersihkan,” ucap Pangdam.

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: PMJ News


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X