Akademisi Ungkap Gentingnya Negara Ini, Energi Bangsa Terkuras Untuk Urusan Politik

- 22 November 2020, 11:39 WIB
Mantan Ketua MK Hamdan Zoelva. /Foto: Instagram@hamdanzoel//

JURNAL PRESISI – Akademisi sekaligus Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva menanggapi peristiwa pencopotan paksa baliho Imam Besar HRS yang dilakukan langsung oleh orang berseragam loreng.

Terlebih lagi klarifikasi Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang mengakui bahwa benar dirinyalah yang memberikan perintah tersebut.

Dalam cuitan di akun pribadinya, Hamdan Zoelva menyebutkan bahwa tindakan TNI yang secara langsung menangani peristiwa HRS tersebut sudah sangat menghawatirkan.

Baca Juga: Waduh, Mantan Wakil Presiden Mewanti Demokrasi Indonesia Jangan Sampai Kembali ke Jalanan, Ada Apa?

TNI yang langsung turun mengurus HRS telah sangat menghawatirkan dan menakutkan,” tulis @hamdanzoelva pada Sabtu 21 November 2020.

Ia menilai bahwa tindakan yang dilakukan TNI itu menunjukkan bahwa keadaan negara berada dalam kegentingan dan darurat.

“Keadaan negara seperti sudah sangat genting, berada dalam keadaan darurat. Hukum sipil seperti sudah tidak berjalan,” imbuh Hamdan Zoelva.

 Baca Juga: Jusuf Kalla Ungkap Fenomena Habib Rizieq Muncul Karena Tak Ada Pemimpin Kharismatik

 Baca Juga: Sebut Tugas TNI Menurunkan Baliho, Pengamat: Kurang Mulia Jika Berseragam Militer Manjat Baliho

Halaman:

Editor: Jazila Nailatunni'mah

Sumber: Twitter, ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X