Kisah dan Fakta Mata Air 'Abadi' Zam-zam, Bisa Tenggelamkan Bumi Jika Tanpa Kuasa Allah SWT

- 13 Juli 2020, 07:00 WIB
Ilustrasi. /

JURNAL PRESISI - Berziarah atau melakukan ibadah Haji tak lengkap rasanya jika tidak membawa oleh-oleh istimewa dari tanah suci Makkah seperti air zam-zam.

Selain keberkahan, air dari sumur zam-zam dipercaya mempunya khasiat positif bagi tubuh peminumnya.

Kualitas air dari sumur zam-zam diklaim sebagai yang terbaik di muka bumi. Tak heran setiap orang berbondong-bondong menginginkan air tersebut menjadi oleh-oleh andalan.

Baca Juga: Haghia Sophia Kembali Dijadikan Masjid, Paus Fransisku Mengaku Sangat Tertekan

Faktanya, meskipun dipompa 690 juta liter setiap hari untuk konsumsi, air sumur zam-zam tidak pernah habis layaknya mata air yang abadi.

Sungguh kuasa Allah SWT diperlihatkan nyata mengenai mata air ini. Fakta berikut menunjukkan jika KuasaNya melakukan kontrol yang absolut dan luar biasa pada sumur Zam-zam. Jika tidak, maka niscaya dunia akan tenggelam dengan luapan air yang demikian besar.

Seperti diketahui sejak dahulu kala, semua bermula ketika Nabi Ibrahim AS diperintahkan meninggalkan istrinya yang bernama Siti Hajar di sebuah gurun pasir yang tandus bersama bayi mungilnya, Nabi Ismail AS.

Baca Juga: Ngantor di Surabaya, Menkes Pantau Khusus Penanganan COVID-19 Jawa Timur

Hal itu tentunya sangat berat bagi Nabi Ibrahim. Namun karena perintah dari Allah, keduanya ikhlas dengan kondisi yang dihadapi. Setelah ditinggal pergi, Siti Hajar mulai kehabisan persediaan air minum.

Ismail kecil tidak henti menangis karena kehausan. Ini membuat sang Ibu sangay panik. Siti Hajar kemudian berlari-lari ke Bukit Shafa dan Marwah untuk mencari tahu ketersediaan air diantara keduanya. Namun hasilnya nihil, tidak ada setetes air pun ditemukan.

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: Galamedianews


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X