Tekan Penyebaran Berita Palsu dan Hoaks, Twitter Tandai Pengguna yang Membagikan Artikel Tanpa Baca

- 11 Juni 2020, 14:07 WIB
ILUSTRASI penggunaan Twitter.*

JURNAL PRESISI - Twitter sedang menguji fitur yang bertujuan untuk 'mempromosikan informasi diskusi'

Fitur ini juga akan mendorong pengguna untuk membaca informasi tersebut sebelum me-retweet.

Lebih lengkapnya, akan muncul berupa notifikasi pop-up jika pengguna me-retweet sebuah artikel tanpa terlebih dahulu mengklik atau membacanya.

Baca Juga: Kantor Tutup Selama 3 Bulan, Tompi Keluhkan Tagihan Listrik yang Menggila

"Berbagi artikel dapat memicu percakapan, jadi Anda mungkin ingin membacanya sebelum Anda tweet itu," seperti dilansir pada tulisan @Twitter Support.

"Untuk membantu mempromosikan diskusi yang informatif, kami sedang menguji permintaan baru di Android - ketika Anda me-retweet sebuah artikel yang belum Anda buka di Twitter, kami mungkin bertanya apakah Anda ingin membukanya terlebih dahulu," tambahnya.

Sebelumnya artikel telah tayang di pikiran-rakyat.com dengan judul "Jangan Retweet Sembarangan, Twitter Bakal Tandai Pengguna yang Suka Bagi Artikel Tanpa Membacanya"

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Techcrunch, langkah ini dilakukan di tengah banyaknya penyebaran berita palsu atau hoaks di media sosial.

Halaman:

Editor: Eggy Awang

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Terkini

X