Pasca Jatuhnya 737 MAX Milik Lion Air dan Ethiophian Airlines, Boeing Sertifikasi Ulang Unit MAX

- 30 Juni 2020, 07:30 WIB
Boeing 737 MAX thenational.ae

JURNAL PRESISI -  Beberapa tahun belakangan ini adalah tahun yang sangat tidak bersahabat bagi pabrikan pesawat terbang asal Amerika Serikat, Boeing.

Tragedi jatuhnya 2 pesawat Boeing 737 generasi MAX dalam rentang waktu yang tidak terlalu jauh, adalah awal mimpi buruk bagi Boeing.

Menyusul tragedi Lion Air dan Etiophian Airlines, seluruh maskapai di dunia yang memiliki jenis 737 MAX mengambil sikap dengan menon-aktifkan pesawat jenis itu dari layanan mereka.

Baca Juga: Wajib Dibawa! Mulai 1 Juli 2020, Keluar Masuk Jakarta Tetap Pakai SIKM, Begini Cara Mengurusnya

2 maskapai yang melakukan hal tersebut berasal dari Tanah Air yaitu, Garuda Indonesia dan Lion Air.

Maskapai-maskapai ini kemudian mendesak Boeing melakukan pemeriksaan menyeluruh atas insiden yang menimpa 2 unit pesawat na’as tersebut.

Dari laporan yang dikutip Jurnal Presisi dari Reuters menyebutkan, pilot dan anggota kru yang bertugas pada Uji penerbangan dari Administrai Penerbangan Federal AS dan Boeing Co. dijadwalkan memulai uji sertifikasi.

Baca Juga: Pemerintah Prancis Laksanakan Pilkada Putaran Kedua, Partai Macron Gagal Mendulang Suara Mayoritas

Uji sertifikasi ini dijadwalkan selama tiga hari untuk Boeing 737 MAX yang dimulai pada hari senin, 29 Juni 2020.

Tes ini merupakan momen penting dalam memperbaiki krisis perusahaan terburuk yang pernah dialami Boeing.

Halaman:

Editor: Ben Sihotang

Sumber: Reuters


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

X