Gagal Akuisisi TikTok, Microsoft Kalah Telak dengan Oracle

- 15 September 2020, 14:15 WIB
Microsoft ingin menyelesaikan pembelian TikTok pada September 2020 setelah berdiskusi dengan Presiden AS Donald Trump. /Kolase Foto AFP/

JURNAL PRESISI – Peluang Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Microsoft untuk mengakuisisi aplikasi TikTok berakhir kebuntuan.

Pasalnya, ByteDance selaku pemilik dan pengembang aplikasi TikTok dikabarkan menolak proposal akuisisi yang diajukan Microsoft.

Hal tersebut dibenarkan pihak Microsoft dalam blog resminya dengan dalih mereka 'TikTok' tidak akan dijual ke perusahaan yang didirikan Bill Gates itu.

Baca Juga: Horee! Bantuan PIP Segera Cair untuk 19.000 Siswa Surabaya-Sidoarjo

ByteDance memberi tahu kami hari ini bahwa mereka tidak akan menjual operasi TikTok AS ke Microsoft,” tulis Microsoft pada Minggu, 13 September 2020.

Sebelumnya, Microsoft memberikan pernyataan bahwa akan mengejar sebuah
kesepakatan untuk membeli operasi TikTok di Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru dan Kanada.

Rencana ini hanya merupakan langkah awal sebelum masuk pada operasi TikTok secara global.

Baca Juga: Bisa Dipenjarakan! Jangan Coba - coba Palsukan Data Penerima BLT Rp 600 Ribu

“Kami yakin proposal kami akan baik untuk pengguna TikTok, sekaligus melindungi
kepentingan keamanan nasional. Untuk melakukan ini, kami akan membuat perubahan signifikan untuk memastikan layanan memenuhi standar tertinggi untuk keamanan, privasi, keamanan online, dan memerangi disinformasi, dan kami menjelaskan prinsip-prinsip ini dalam pernyataan bulan Agustus kami. Kami berharap dapat melihat bagaimana layanan berkembang di area penting ini,” lanjut Microsoft dalam pernyataan.

Kegagalan Microsoft mengenai akuisisi TikTok dinilai bagi beberapa pihak menjadi potensi besar bagi Oracle untuk maju sebagai pembeli aplikasi asal negeri Tirai Bambu tersebut.  

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X